Menhan: Program Bela Negara 70 Persen di Kelas

Written by situbondo on . Posted in Berita Nasional

  7742bb86-0002-46d6-b1b9-e57cc947639d_169 Jakarta - Program bela negara yang digagas  oleh Kementerian Pertahanan telah dimulai. Menhan Ryamizard Ryacudu menegaskan program tersebut bukanlah wajib militer, namun lebih mengarah pada soft skill. Program bela negara digelar selama sebulan di berbagai lokasi pelatihan milik Kemhan atau di Pemda-pemda. Para kader akan mendapat pendidikan yang didominasi dilakukan di kelas. “70% di kelas, 30% di lapangan. Kurikulum di kelas itu ada yang tertutup, ada yang di luar kelas seperti di bawah pohon,” kata Ryamizard. Sementara pendidikan di lapangan mencakup baris-berbaris, P3K, penanggulangan bencana, dan sebagainya. Mereka juga dilatih bagaimana menghadapi kondisi darurat. Kabadiklat Kemhan Mayjen Hartind Asrin menjelaskan kurikulum Bela Nega ra terbagi dalam 3 hal yakni dasar, inti dan tambahan. Kurikulum dasar terkait kebangsaan seperti sejarah kebangsaan dan kepemimpinan. “Juga ada simulasi semisal terjadi sebuah perampokan bagaimana melaporkan 5W1H itu akan disampaikan oleh pembina. Jadi tidak membosankan tidak seperti materi dikelas,” kata Hartind. Materi di dalam kelas juga diisi dengan berbagai dis kusi umum. Pengetahuan Sistem Pertahanan dan Keamanan (Sishankam) juga akan dimasukkan dalam materi kelas. “Secara umum materinya sama dengan TNI tapi cara metodenya berbeda, sesuai dengan peserta didik yang akan dibina,” ujarnya. Kemudian untuk kurikulum inti, ada 5 nilai yang Para peserta juga diajarkan untuk terus disiplin. Kedisiplinan ini dimulai dari hal-hal kecil seperti rajin bangun pagi dan tepat waktu dalam melaksanakan aktifitas berikutnya. Kemudian untuk kurikulum tambahan disesuaikan dengan kearifan lokal. diajarkan. Nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan sesuai dengan lingkungan, pekerjaan dan pendidikan masing-masing. “Inti pertama adalah cinta tanah air, kedua rela berkorban terhadap bangsa dan negara, dan yakin pada ideologi negara,” katanya.

Komentar ditutup.

Kategori

    No posts found in this category