Pirus Hitam, Batu Akik Situbondo

Written by situbondo on . Posted in Berita Situbondo

SITUBONDO- Meski baru dipe IMG_20150322_105404 Indonesia. Batu cincin pirus hitam ini juga dikenal dengan sebutan black Titus. Nama Titus diambil dari nama penemunya yaitu Titus Indar Maula. Seiring melejitnya pirus hitam, rumah Titus di Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, terus ramai dikunjungi warga. Saat ini Titus kebanjiran order pirus hitam. Selain mendapat pesanan 100 cincin pirus hitam dari Bupati Dadang Wigiarto, Titus juga mendapatkan order 1000 cincin dari seorang pedagang di Jakarta. Menurut Titus, dirinya sangat bangga karena saat ini pirus hitam menjadi kebanggan warga Situbondo. Pirus hitam ini juga sudah dipasarkan ke Surabaya, Bali, Samarinda dan Kalimantan. Titus mengaku dirinya menemukan pirus hitam itu 24 tahun silam. Penemuan pirus itu cukup unik karena berawal dari sebuah batu krikil. Nama pirus hitam baru terkenal setelah ada pameran batu cincin di gedung pusat pasar seni beberapa waktu lalu. Saat ini kata Titus, harga pirus hitam juga semakin tinggi. Lelang terakhir saat pameran mencapai 1 juta 750 ribu rupiah. Titus mengaku optimis pirus hitam akan semakin terkenal, menyusul sejumlah batu akik lainnya seperti giok maupun batu bacan. Lebih jauh Titus menegaskan, sekilas bongkahan batu pirus hitam memang tidak menarik. Bahkan saat awal dirinya menemukan 1991 silam hanya berupa kerikil. Namun jika dibuat oleh pengrajin ahli hasilnya akan sangat memuaskan. Batu cincin pirus hitam memiliki beberapa kesitimewaan, karena memiliki beragama tekstur gambar membentuk seperti kotak-kotak, serta bergambar bintik-bintik seperti sisik ular naga.

Hasil uji laboratorium menyebutkan, pirus hitam termasuk batu kalsedom. Kekesaran pirus hitam di bawah 5 moch, sama seperti batu cincin giok yang lebih dulu terkenal. Dikutip dari http://www.bhasafm.co.id/titus-indra-maula-penemu-pirus-hitam-situbondo/

Komentar ditutup.

Kategori

    No posts found in this category